Sabtu, 09 November 2013

Niat yang lurus


Assalamu 'alaykum wr.wb.
Apa kabar semuanya?
#Alhamdulillah, luar biasa, Allahu Akbar !! (sembari mengepalkan tangan)

Disaat orang lain sudah bersiap-siap untuk hal lain, aku malah masih asik dengan laptop yang menyala, lagu yang terdengar pun orang mengaji. Niat pertama sih, mau menyelesaikan tugas salah satu mata kuliah, tapi, terlupa atau bahkan sengaja lupa,, ckckck. Buka internet, facebook, cari tugas, ke facebook, lama-lama facebook yang mendominasi tab-tab di firefox ini.

Mungkin itu hanya gambaran singkat tentang hidup ini. Bahwa niat seseorang di awal melakukan sesuatu ialah hal yang penting. Seperti yang tertera pada hadits no.1 di hadits arba'in, yaitu tentang niat, yaitu yang artinya"sesungguhnya setiap perbuatan itu tergantung pada niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. barang siapa hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Alllah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa hijrahnya karena dunia yang diinginkannya atau karena wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya (akan dinilai sebagaimana) yang dia niatkan."

Seperti itulah pentingnya kita untuk meluruskan niat, agar kita tidak hanya mendapatkan apa yang kita inginkan di dunia saja, tapi juga akan dinilai sebagai pahala di sisi Allah subhanahu wata'ala.

Selanjutnya, niat di awal sudah bagus, tapi di tengah-tengah kita mulai ngelantur kesana kemari, itulah pentingnya lagi me-refresh niatan kita, apakah ia masih niatan karena Allah atau tidak.. Begitu pula saat di akhir melakukan sesuatu, tanyakan pada hatimu lagi,, sehingga saat kita benar-benar yakin bahwa semua yang kita lakukan karena lillahi ta'ala, perlahan kita juga mulai belajar tentang kesabaran  dan keikhlasan.

So, Demikian dulu ya coretan tangan saya malam ini, semoga bermanfaat.
Wassalamu 'alaykum warahmatullah wabarakatuh ^_^

Rabu, 02 Januari 2013

marhalah, ujian, dan belajar

Assalamu 'alaykum warahmatullah wabarakatuh.. :)
apa kabar teman2 semuanya? kaifa haluk? Ana bi khoir, alhamdulillah.. :)
   Di kampus ana, khususnya untuk para pengurus LDK, ada yang namanya marhalah, ana lupa kepanjangannya, tapi di dalamnya terdapat pembelajaran tentang bahasa arab. Ana sebagai magangers disana alhamdulillah kosa kata bahasa arabnya bertambah, bukan hanya pada pembelajaran, tapi dalam kehidupan sehari-hari harus dibiasakan diajak berdialog dengan bahasa arab agar kita bisa lancar meskipun baru tau beberapa kosa kata.
   Musim UAS di kampus ana hampir selesai. Besok hari terakhirnya. Kalau menurut kating, besok belum fix jadi ujian atau tidak, karena sebelumnya sudah ada ujian yang soalnya mencakup dosen pertama dan kedua. jadi kami kira sudah selesai UASnya.
   Ngomong-ngomong UAS, UAS itu sendiri adalah Ujian Akhir semester. Sebagai mahasiswa baru, ana baru pertama kali merasakan rasanya UAS di kampus. Nggak jauh beda keadaannya, tetap saja ada yang mencontek. Bukannya apa, terkadang hati ini rasanya sedih apabila melihat teman kita yang seenaknya saja bekerjasama dalam ujian. dibandingkan dengan temen kita yang mengerjakan sungguh-sungguh  dengan kemampuannya sendiri. dari hasil mungkin bisa beda. Tapi ana salut dengann yang bekerja sendiri tadi.
   Tujuan dari ujian itu apa siih? Agar menguji kemampuan kita sebagai mahasiswa yang telah menerima materi, sejauh mana yang telah ia dapatkan dalam proses pembelajaran tersebut. berarti lebih mengarah ke penilaian individu. Poin tambahan untuk yang mengerjakan sendiri, dia akan tahu sejauh mana kemampuannya telah terasah, yang dapat ia keluarkan melalui tulisan (karena ada seseorang yang begitu lancar dengan lisan, namun tidak dengan tulisan, dan juga sebaliknya, dan ana pun termasuk yang sebaliknya tersebut). Jadi, belajarlah untuk menekuni sesuatu yang kita bisa. karena kita akan semakin terlatih dengan kebisaan/potensi kita tersebut. Dan juga tidak lupa untuk belajar dari sesuatu yang kita baru bisa sedikit-sedikit, karena bisa jadi disitulah kemampuan kita yang lain itu muncul.
   hmm,, pembahasan ana agak mbulet ya? dan juga tema yang tidak dibatasi,untuk pembelajarin lain kali deh,  hehe,, mohon dimaklumi, Itulah pentingnya belajar, dari kita tidak tahu, menjadi tahu. Dan untuk menjadi tahu, terkadang kita harus dipaksa, karna apabila yang kita rasakan adalah malas, maka raihlah semangatmu menuju kesuksesanmu yang cemerlang, amiin..^_^
   Oke, demikian dari saya, kurang lebihnya saya mohon afwan.
Wassalamu 'alaykum warahmatullah wabarakatuh, ma'assalamah... :)